Letak bangunan gedung Museum Wayang di Jl. Pintu Besar Utara No. 27. pada mulanya merupakan lokasi gereja tua yang didirikan VOC pada tahun 1640 dengan nama “ de oude Hollandsche Kerk “ sampai tahun 1732 yang berfungsi sebagai tempat untuk peribadatan penduduk sipil dan tentara bangsa Belanda yang tinggal di Batavia Pada tahun 1733 gereja tersebut mengalami perbaikan, dan namanya dirubah menjadi “ de nieuwe Hollandsche Kerk “ dan berdiri terus sampai tahun 1808. Di halaman gereja ini yang sekarang menjadi ruangan taman terbuka Museum Wayang, di dalamnya terdapat taman kecil dengan prasasti-prasastinya yang berjumlah 9 ( sembilan ) buah yang menampilkan nama-nama pejabat Belanda yang pernah dimakamkan di halaman gereja tersebut.
Jam Operasional
Selasa – Minggu : 09.00 – 15.00
Senin dan hari besar : Tutup
Tiket Masuk
Dewasa : Rp 2.000
Mahasiswa : Rp 1.000
Anak-anak : Rp 600
Fasilitas
Di museum ini telah tersedia fasilitas-fasilitas penunjnag, seperti perpustakaan, ruang gudang koleksi, ruang administrasi, kamera pengawas di setiap ruangan (CCTV), dan alat pemadam kebakaran. Selain itu, di museum ini juga sering diadakan pameran khusus, ceramah, diskusi, dan presentasi penelitian, serta sering diadakan pagelaran wayang dan atraksi pembuatan wayang.
Gunakan Dhaft Studio untuk hasil terbaik. Studio Musik yang dilengkapi peralatan & fasilitas terbaik serta layanan dari crew profesional, untuk hasil maksimal!